Asyiknya Liburan Dari Bali - Banyuwangi Dengan Naik Kapal Ferry



 



Asyiknya Liburan Dari Bali-Banyuwangi Dengan Naik Kapal Ferry - Sangat senang ketika mendengar liburan panjang telah tiba, apalagi pada saat pendekatan dihari raya Idul Fitri. Pada saat dihari raya itu, saya dan teman-teman saya berencana ingin berliburan sekaligus berwisata ke luar kota, tepatnya di Banyuwangi. Karena tujuan kami ke Banyuwangi ialah ingin mendaki Gunung Ijen yang terletak di perbatasan antara kabupaten Bondowoso dengan kabupaten Banyuwangi.


  • Perjalanan Ke Pelabuhan Gilimanuk
Pada pagi hari, di hari raya Idul Fitri tepatnya pada Sabtu 16 Juni 2018, kami mulai berangkat dari Denpasar dan kami hanya bermodal menggunakan sepeda motor untuk menuju ke pelabuhan Gilimanuk, jarak yang di tempuh cukuplah jauh dan pastinya sangat melelahkan, menurut google maps jarak tempuh dari Denpasar - Pelabuhan Gilimanuk kurang lebuh sekitar 2 jam 30 menit.




Pada saat kami dalam perjalanan menuju ke pelabuhan gilimanuk, kami sempat terkena musibah kecelakaan dengan sesama pengguna pengendara motor yang berakibat lecet pada motor, namun untung saja kecelakaan itu tidak sampai berakibat luka-luka maupun merenggut nyawa.
Dan ini dapat jadi pelajaran buat kami yang harus berhati-hati lagi ketika sedang berkendara, agar tidak terjadi lagi ketika sedang melakukan perjalanan yang jauh.



  • Penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan Ketapang
Seiring berjalannya waktu, dengan kondisi cukup melelahkan dan sedikit mengantuk saat dijalan, akhirnya kami sampai ditempat tujuan yaitu Pelabuhan Gilimanuk, yang dikenal dengan banyaknya tempat persinggahan kapal-kapal besar terutama Kapal Ferry.

*Informasi, Pelabuhan Gilimanuk (Denpasar) dan Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) ialah sebuah pelabuhan Kapal Ferry yang menghubungkan antara Pulau Bali dengan Pulau Jawa dan sering disebut sebagai Selat Bali.



Pelabuhan Gilimanuk - Bali

Ketika kami sampai di pelabuhan gilimanuk, kami langsung mengantri dibelakang untuk membeli tiket transportasi kapal menuju ke pelabuhan banyuwangi. Awalnya saya tidak tau persis berapa harga tiket untuk menyeberang naik kapal dan bagaimana sistem pembayaran naik kapal ferry, saya coba tanya dengan teman, mereka pun kurang tau persis, karena ini adalah perjalanan pertama kami menyeberang menggunakan kapal ferry. Malah saya berpikiran, jika dihari libur nasional dan libur hari raya, biasanya harga tiket selalu mahal.
Namun dugaan saya ternyata salah, sistem pembayaran ternyata merujuk kepada golongan/tipe tiap kendaraan, untuk lebih lengkapnya bisa lihat pada gambar dibawah ini.


Daftar Harga Tiket


Setelah kami membeli tiket dengan mengantri yang cukup panjang, akhirnya kami bisa istirahat untuk beberapa menit di kapal ferry, karena jarak tempuh dari Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan Ketapang hanya sekitar kurang lebih 1 jam perjalanan.

Ini adalah yang ke 2 (dua) kalinya saya naik kapal ferry setelah sekitar lebih 10 tahun yang lalu saya bersama keluarga (grup) naik kapal ferry menuju Bali. Dimana kita ketahui, kapal Ferry dikenal sebagai jasa angkutan penyeberangan untuk penumpang yang dikelola oleh perusahaan dari ASDP Indonesia Ferry (ASDP).

suasana dalam kapal

Cukup banyak cerita yang menarik dan pelajaran yang dapat dipetik ketika saya naik Kapal Ferry, salah satunya seperti dari segi "Menghargai Sesama Penumpang" seperti gambar diatas. Kadang tidak sedikit orang yang sedang merasa mengantuk ketika setelah melakukan perjalanan yang jauh menuju pelabuhan yang tujuannya hanya untuk mudik pulang kampung dan berliburan, kita bisa lihat pada gambar dibawah ini. Melihat  keadaan suasana didalam kapal yang cukup tenang, saya melihat ternyata tidak ada orang yang hanya mementingkan dirinya sendiri untuk tidur dikursi penumpang, sehingga sampai orang lain tidak bisa duduk dikursi penumpang

Namun tidak sedikit juga yang memilih untuk duduk dan berdiri diluar untuk menikmati suasana dan menikmati indahnya pemandangan diluar kapal.

Selat Bali

Selama saya berada dikapal, saya pun tidak menyia-nyiakan kesempatan saya untuk berphoto dan buat vidio pemandangan dari luar kapal, sebagai kenang-kenangan liburan bersama teman-teman apalagi disaat suasana liburan raya Idul Fitri. Sungguh #AsyiknyaNaikFerry bersama teman dekat untuk liburan ke Banyuwangi,

Banyaknya kapal-kapal ferry yang melintas dipelabuhan Selat Bali pada saat liburan hari raya, membuktikan bahwa pelabuhan kapal ferry yang dipegang oleh ASDP Indonesia Ferry, memang sudah terpercaya akan pelayanan yang diberikannya kepada masyarakat. Tidak hanya orang lokal yang naik kapal ferry, namun orang mancanegara pun cukup banyak, memang luar biasa.



Ini adalah pengalaman yang pertama bersama teman-teman dan pengalaman yang sangat berharga menurut saya, karena berawal dari perjalanan yang cukup jauh dari denpasar menuju pelabuhan Gilimanuk, dan melanjutkan kembali naik kapal untuk menyeberang ke pelabuhan Ketapang.
Walaupun perjalanan kami sangat melelahkan, namun terbayarkan dengan pemandangan yang sangat indah ketika melihat Gunung Ijen depan mata pada saat naik kapal.

Setelah kurang lebih 1 jam perjalanan, akhirnya kami sampai dipelabuhan Ketapang, dan bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan kami kembali menuju Bumi Perkemahan Paltuding, pengalaman yang sangat luar biasa.




Inilah cerita saya, Asyiknya Liburan Dari Bali - Banyuwangi Dengan Naik Kapal Ferry, semoga dapat bermanfaat. Dibawah ini adalah sedikit vidio saya saat berada di Kapal Ferry.



Note :
Artikel ini telah diikutsertakan dalam Asyiknya Naik Ferry Blog Competition yang diselenggarakan oleh ASDP Indonesia Ferry. Postingan bersifat karya asli dan pengalaman pribadi.

2 komentar :

  1. mantabbbb kita menyeberang di pelabuhan yang sama bro hehhe

    BalasHapus
  2. Berikan komentar kamu tentang artikel diatas.

    BalasHapus

Dilarang menghina, Promosi (iklan), Menyelipkan Link Aktif, dsb. Dilarang berkomentar berbau Porno, SPAM, SARA, Politik, Provokasi.
Berkomentarlah yang Sopan, Bijak, dan Sesuai Artikel.